PT Helindo Bangunraya Sejahtera
News PT Helindo Bangunraya Sejahtera
Investasi Cerdas Produk Properti
2013-05-14
Investasi Cerdas Produk Properti

“CONDOTEL : INVESTASI CERDAS PRODUK PROPERTI”
 

Apa itu Condotel ?
Apakah anda pernah bermimpi untuk tinggal di hotel? Bayangkan saja..anda akan memiliki housekeeping, valet service, concierge, layanan kamar, dan banyak lagi, semuanya ada untuk memenuhi kebutuhan anda. Jika anda tinggal di hotel, pastinya anda juga memiliki fasilitas kolam renang, pusat kebugaran, restoran, dan bahkan Spa di sekitar anda.What a life..!

Dan apakah anda pernah bermimpi untuk mendapatkan passive income tanpa anda sadari? Bayangkan saja.. setiap kali anda meninggalkan rumah anda untuk semalam atau lebih, orang lain akan menempati dan membayar untuk penggunaan property anda. Anda tidak harus melakukan apapun apalagi kuatir tidak ada penyewa.Tidak perlu repot dengan renovasi, fully furnished, pemeliharaan unit atau pun kewalahan memenuhi permintaan penyewa yang bermacam-macam. Selain tidak perlu memikirkan hal tersebut, anda masih mendapatkan passive income setiap tahunnya, asset property anda yang menghasilkan uang tanpa merepotkan anda.


Pengertian Condotel

Condotel atau Condominium Hotel merupakan salah satu instrument investasi dari segmen property yang paling menarik untuk dilirik pada saat ini. Rata-rata setiap bulannya, merk besar seperti Rizt Carlton, Aston, Swissbell Hotel, Best Western, Trump, Nikko Hotel, dll.. berlomba mengembangkan condotel baru di kota-kotabesar, kota bisnis atau pun kota tujuan wisata. Coba kita lihat, berapapun condotel yang dibangun saat ini, demand-nya selalu ada dan habis disapu pasar.

Condominium Hotel beroperasi seperti layaknya hotel biasa. Salah satu perbedaannya adalah bahwa setiap orang boleh memiliki kamar untuk disewakan oleh operator hotel. Tamu hotel yang membayar sewa kamar tidak mengerti bahwa hotel tersebutadalah condotel.Kelihatannya dariluartidakadaperbedaan yang signifikan.Sebagai pemilik anda mempunyai hak mengambil fee dari sewa kamar.Jadi kamar adalah milik anda sepenuhnya.Sama seperti halnya anda memiliki rumah yang saat ini anda tempati, perbedaannya adalah bahwa anda menyerahkan dan menerima hasil dari manajemen hotel sebagai pengelola yang menangani semua aspek operasional dan sewa harian.

Condotel Malibu by ASTON Balikpapan
Grand Opening pada tahun 2011 lalu dan setelah beroperasional ± 2 tahun, saat ini tahun 2013 tingkat okupansi ASTON Balikpapan telah mencapai average 85%. Tingkat permintaan sewa ini lebih tinggi pada hari kerja dibandingkan pada saat akhir pekan, hal ini karena karakteristik kota Balikpapan itu sendiri yang dikenal sebagai kota bisnis minyak&tambang. Oleh karenanya, ASTON Balikpapan saat ini membutuhkan unit baru untuk mengakomodir tingginya permintaan tersebut. Malibu Condotel hadir ditengah tingginya tingkat permintaan sewa di ASTON Balikpapan.Sebagai investor, anda cukup membeli dan Passive Income akan anda terima pertahun tanpa perlu pusing memikirkan penyewa, biaya operasional, ataupun pemeliharaan unit anda, jadi tunggu apalagi...

 

 

Fire Drill Evacuation
2013-05-14
Fire Drill Evacuation

SIMULASI FIRE DRILL

Kegiatan simulasi kebakaran dan evakuasi merupakan kegiatan rutin per 6 bulan sekali. Emergency Response Team (ERT) Training internal  juga dilakukan per 3 bulan sekali, baik bagi ERT Team Building Management dan Floor Warden Panin Tower untuk membangunkan serta meningkatkan keahlian dari masing-masing divisi ERT Team dalam menghadapi situasi darurat.

Simulasi kebakaran dan evakuasi dibuat dengan mengikuti skenario yang disesuaikan dengan kejadian kebakaran sebenarnya. Pendekatan pencapaian respond time terhadap tanggap darurat oleh seluruh ERT Team GSB. Penghitungan waktu datangnya mobil pemadam kebakaran, ambulance, juga personil polisi juga dilakukan, untuk mengetahui waktu tempuh mereka dari mulai mendapat berita kebaran sampai dengan tiba di lokasi kebakaran di Grand Sudirman.

Simulasi kebakaran dan evakuasi ini melibatkan kurang lebih 500 pekerja yang berkantor di Panin Tower. Melibatkan 43 floor warden yang terbagi di masing-masing lantai Panin Tower.


Simulasi tanggap darurat ini merupakan pembuktian kepada seluruh penghuni Panin Tower, penghuni Malibu Residence, Hotel Aston Balikpapan, dan public bahwa mereka berada di komplek perkantoran dan hunian, bahwa pengelola Grand Sudirman Balikpapan yang memiliki 3 gedung tinggi telah menyiapkan team terlatih dalam menangani keadaan darurat kebakaran dan sangat memperhatikan keselamatan dari penghuni yang menempati ataupun yang bekerja di gedung tersebut. 

 

 

 

Access Gate Panin Tower
2013-05-14
Access Gate Panin Tower

Access Gate Panin Tower

Di awal tahun 2013, Management Grand Sudirman telah menambah sebuah system access gate yang dioperasikan secara komputerisasi untuk pengunjung dan karyawan yang berkantor di Grand Sudirman. Dan dengan aktifnya system tersebut maka gedung perkantoran Grand Sudirman Balikpapan menjadi gedung perkantoran pertama di Kota Balikpapan yang dilengkapi dengan system modern yang dapat menyaring dan menyeleksi pengunjung yang tidak berkepentingan yang dapat mengganggu kenyamanan karyawan saat bekerja. Sambutan yang sangat positif diterima oleh management gedung dari para tenant dengan aktifnya system access entry ini

The Premier Card
2013-05-14
The Premier Card

The Premier Card

Untuk memberikan rasa nyaman bagi karyawan di Panin Tower dan bagi yang tinggal di Malibu Residence, Management Grand Sudirman dengan menggandeng management Aston Hotel membagikan “The Premier Card”.

Keuntungan yang diberikan kepada pemegang The Premier Card adalah potongan harga yang sangat menarik di fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh Aston Hotel antara lain di The East Coffee Shop, Laundry Service, Meeting room, dan Room Rate.

'Celengan Bertingkat​' : Investasi Lewat Apartemen
2013-05-14
'Celengan Bertingkat​' : Investasi Lewat Apartemen

'Celengan Bertingkat' : Investasi Lewat Apartemen

Kemajuan zaman dan pesatnya pembangunan semakin mempengaruhi cara masyarakat menabung. Singkatnya, kata 'menabung' pun perlahan bermetamorfosa menjadi berinvestasi'. Selain menjanjikan masadepan yang lebihnyaman, investasi pun beragammacamnya. Siapapun yang memiliki rekening bank dan kartu kredit pasti sudah haFal dengan berbagai tawaran dari berbagai bank. Mulai dari dana pinjaman lunak, reksadana, valas, emas, hingga penawaran pembelian properti.

Khusus untuk properti, dimulaipadakisarantahun 2000an, sebuah televise swasta local mulai menayangkan program tinjauproperti yang mengupas tuntas segala sisi baik dari property tersebut. Ini merupakan gebrakan yang menarik dari pengembang untuk memromosikan propertinya. Dengan bantuan host yang persuasif, personel marketing siproperti menjabarkan berbagai keuntungan menarik jika kita membeli unitnya. Tentunya dengan maksud membidik segmen penonton stasiun televisi tersebut sebagai market niche  dalam kategori demografi mapan yang berlatar belakang pendidikan luar negeri, sehingga tanpa product knowledge yang bertele-tele, mereka paham cara berinvestasi dengan 'celenganvertikal'-nya.

Walaupun pada awalnya market membeli unit apartemen untuk dipakai sendiri, kini banyak pembeli yang menjadikan apartemen sebagai 'celengannya'. Artinya, unit yang dibeli dijadikan simpanan aktif dengan cara disewakan lagi kepada penyewa. Pemilik asli hanya perlu memodali unitnya dengan tampilan interior yang nyaman, baik dengan atau tanpa perabot. Bahkan dengan cara ini, pembeli akan dapat memodali dirinya untuk memiliki beberapa unit di gedung yang sama untuk disewakan kembali sementara pembeli tinggal di tempat lain, kota lain bahkan pulau lain. Bagi yang sudah mahir berinvestasi properti, membeli unit apartemen di negara lain tanpa dirinya harus tinggal di apartemen tersebut sudahlah lumrah pula.

Kecenderungan ini menandakan pergerakan baru dalam cara manusia modern berinvestasi di properti. Apartemen lebih mudah dijadikan 'celengan' karena pertama lokasinya yang umumnya di tengahkota, sehingga para pekerja yang perlu tempat tinggal dekat area kantornya sudah pasti akan memilih apartemen dari pada rumah. Kedua, apartemen selalu dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung siap pakai yang dirancang dan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penghuninya seperti supermarket, laundry, area olahraga, restoran, tempat parkir, dan keamanan. Ketiga, harga jual apartemen di Indonesia selalu meningkat naik setidaknya 2 kali lipat harga beli saat iadi jual lagi. Ini tentu semakin memperkuat nilai tambah pembelian apartemen sebagai 'celengan' masa depan yang menggiurkan. Bahkan di Balikpapan saja kenaikan harga jual property bias mencapai 20% per tahun dengan prediksi kenaikan yang stabil untuk 5 tahun kedepan. Keempat, selain Jakarta, kota-kota bisnis di Indonesia seperti Medan, Surabaya, Makassar hingga Balikpapan menawarkan harga yang masih terjangkau dengan fasilitas yang sama baik.

Ini merupakan peluang positif yang memiliki return guarantee bagi mereka yang ingin segera berinvestasi dalam bentuk properti, karena dengan harga awal kurang dari Rp 700 juta, sebuah unit fully furnished dengan system keamanan, keamanan, dan hiburan yang terintegrasi lengkap dengan fasilitas pendukungnya sudah bias dimiliki dan disewakan. Sebagai contoh, di Balikpapan, permintaan akan sewa rumah atau apartemen terhitung tinggi di tahun 2011, seiring dengan meningkatnya permintaan lahan industry dan pesatnya bisnis dengan okupansi area hunian apartemen dan hotel sebesar 90% pada hari kerja.

Grup hospitality international seperti Aston, Accor, danAscott pun gencar melakukan ekspansinya di Balikpapan. Tata pengelolaannya berhasil memancing pembeli untuk melirik unit-unit mereka di Balikpapan dan berinvestasi di sana selain di Jakarta dan Bali. Mengingat harga yang cenderung meningkat setiap tahun, bukanlah basa-basi jika sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi secara vertikal di kota bagian timur Indonesia ini. (JN)

Savings with Multiple Floors : Investing in Apartments

The rapid development in today’s society has ignited the new era in saving up for the rainy days. It gave birth to the word ‘investment’. By investing means you are preparing yourself for a more comfortable future, utilizing the various channels of investments offered through banks such as soft loans, mutual fund, currency, stock market, gold, and properties. Anyone with a bank account and a credit card would know how banks chase them to invest now, now and now.

Around the year 2000, a local television began airing a specific program on properties. It covered back to front benefits of the property presented. Blocking a TV program was a kind of break-through from the developer in marketing the property.  A combination of a persuasive host chatting away with the property’s marketing personnel alluring eager audience with benefits after benefits of living within the vicinity of the property and the unit, become harder and harder to refuse every time.  The local TV audience’s demographic clearly captured the niche market of overseas graduates whom more or less lived in an apartment once while they were abroad. A solid captive market whom will definitely invest on the ‘vertical savings’ in no time.

In the beginning of apartment being launched in Indonesia, most buyers bought units to live in them. Now, a wave of new buyers buying the units they will not live in but will let out to prospective tenants. They are aware of the lucrative premise of having the savings in apartment units. Furnish or un-furnished, owner of the units is simply required to dress up the interior and make as cozy unit environment as possible to rent it out. Renting out your units can help you start buying more units within the building or at other properties. Owner does not even have to be a resident at the apartment building. You can live at other apartments, city or even other country if you are a pro in renting out properties.

The tendency of renting out your units is the modern urban movement in property investing. Apartment in particular is the best ‘savings’ for many reasons. Firstly, it is most likely built in the city centre or business district area. Employees will always find an apartment closer to their work place, it is more practical than living in a house or renting a house. Secondly, apartment has basic ready-to- use facilities such as supermarket, laundry, sports area, cafes, parking lot, and security. Third, the price of apartments in Indonesia at least doubles the buying price by the time you want to sell it, another point to emphasize the benefit of having an apartment unit as your future ‘savings’. For example, in Balikpapan, East Kalimantan, the price of property increases 20% every year, with a prediction of stable increase within the next 5 years. Forth, other business cities in Indonesia such as Medan, Surabaya, Makassar and now Balikpapan offer great strategic apartment price compare to Jakarta, with the similar standard of facilities.

For those who wish to invest now in properties, apartment surely is a recommended return guarantee type of investment. Consider this, with only IDR 700 million, you can own a fully furnished unit comfortably integrated with great supporting facilities you can use as soon as you are signed in and then rent it out to a prospective tenant. Another example, with the constant increase of industrial area and robust business development in Balikpapan, the request and search for apartments and housing in 2011 looked significantly high by 90% of occupancy during the week days.

Other good thing that is shaping up in Balikpapan is the expanding development of international hospitality providers such as Aston, Accor and Ascott. Ready investors are eyeing their well-known management in properties in Balikpapan and leaning towards investing there besides investing in other areas like Bali and Jakarta.  The price of properties will increase every year, including in Balikpapan, hence why there isn’t a better time to invest vertically in this city of East Indonesia than right now. (JN)

 

 

 

Flights to Balikpapan from KK, Kuching Soon
2013-05-14
Flights to Balikpapan from KK, Kuching Soon

BALIKPAPAN: The head of Balikpapan’s Chamber of Commerce and Industry has pledged his support for the idea mooted by Sabah’s Industrial Development Minister
Datuk Raymond Tan Shu Kiah to have direct air connectivity between Kota Kinabalu and Balikpapan.

“It is good for us to have direct flights between these two cities as one of the steps to improve the overall infrastructure within Borneo,” said Rendy Susiswo Ismail, chairman of Balikpapan City Chamber of Commerce & Industry at a luncheon meeting with Tan and his officials here on Friday (Nov 9).

Tan, in his address to a group of about 30 members of the chamber, had earlier spoken of the need for such an air linkage as one of the steps towards improvement in connectivity within Borneo in the context of BIMP-EAGA. He was on a two-day official visit here with a few officials from his ministry to explore possibilities of strengthening ties for business and industry between resource-rich Indonesian province of East Kalimantan (Kaltim) and East Malaysian state of Sabah.

Rendy said he in fact wants to see that this improvement in transport and infrastructure within Borneo Island to be extended further in order to cover Brunei and Sarawak as
well, aside from Sabah. “It is important that we promote the idea of one Borneo for future growth and I would like to visit Sabah and see development and progress in your state,” he told Tan and members of his delegation.

“We have much in common and our economic paths are similar. We should promote 1Borneo, not as a political slogan but in the commerce and industry perspective and
work as one,” he explained. On Balikpapan, the chamber chief told the Sabah visitors
that this city is booming and is the business entry point or gateway to Kaltim, adding that the prospects here are big. He agreed that improvement in transportation and infrastructure would have “positive implication” to further economic growth of the Borneo region. Rendy also disclosed that there is a plan to construct a pan-Kalimantan railway service to be completed between now and 2015. Balikpapan is a petroleum centre that has experienced oil booms in the past and has an oil refinery on the shore of Balikpapan Bay, the oldest in the area. The city, with a population of about 640,000 is the second largest city in East Kalimantan, after Samarinda.

Mataram EcoWalk
2012-09-23
Mataram EcoWalk

Mataram Eco Walk

Tahun 2012 merupakan tahun tantangan baru bagi HELINDO GROUP dalam merencanakan konsep mixed use di daerah Lombok, Ampenan. Sebuah area komplek yang terdiri dari hotel, outdoor shopping dan tempat rekreasi keluarga yang berada di pesisir pantai Lombok.

MATARAM ECO-WALK PROJECT
The year 2012 brought a new challenge to HELINDO GROUP as the planning of a new project in Ampenan, Lombok, is started. It is a mixed-use complex comprising of a hotel, an outdoor shopping area, and a family recreation center on Lombok island coast.

 

 

CONDOTEL ECOWALK

SHOPPING MALL ECOWALK

 

 

Bunsay 2
2012-09-18
Bunsay 2

PEMBANGUNAN BUNSAY 2

 

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat di daerah Balikpapan, kini pihak developer (HELINDO GROUP) sedang mempersiapkan proyek pengembangan area belanja di sekitar Pasar Inpres lama, dimana nantinya akan dibuatkan jembatan penghubung/connector dengan BUNSAY 1. Konsep ini dikemas dengan fasilitas hotel dan pasar etnik yang bernuansa modern.

 

 

 

DEVELOPMENT OF BUNSAY 2

 

 

To meet the needs of Balikpapan community, HELINDO GROUP is preparing to develop a shopping area near Pasar Inpres Lama (Old Presidents-Instructed Market). The new market will be connected to BUNSAY 1 by a connector bridge. The whole development is set under the concept of bringing a modern ethnic market and hotel facility in one place.